Search JavaScript Kit:

This free script provided by
JavaScript Kit

Placed AD here !!

Jenis Plat Kopling ( Clutch ) dan Fungsinya Pada Kendaraan Bermotor


Plat kopling ( Clutch ) adalaha alat mekanis yang dipakai untuk mentransmisikan daya dari alat komponen yang satu ke alat komponen yang lainnya saat diaktifkan dan berbeda sekali dengan rem yang memiliki fungsi untuk menghentikan putaran roda ketika di jalankan.
Plat kopling ( Clutch ) di pakai ketika kemampuan untuk mentransmisikan daya atau pergerakan yang diperlukan akan diaktifkan atau dikendalikan pada waktu tertentu. Tidak terkecuali pengendalian kecepatan putar yang akan dikirimkan dari mesin ke komponen lainnya.
Aplikasi yang paling sederhana dari plat kopling adalah dengan menghubungkan 2 poros yang berputar, dimana salah satu poros yang menjadi penggeraknya. Dalam masalah ini, poros penggerak terpasang dengan motor atau sumber daya lain atau poros yang digerakkan terhubung dengan beban kerja. Misalnya cara kerja mesin bor, satu poros tersambung dengan motor dan satu poros lainnya tersambung dengan chuck. Plat kopling ( Clutch ) menyambungkan 2 poros sehingga keduanya bisa berputar pada kecepatan sama atau berputar dengan kecepatan putar yang berbeda.

Ada 9 jenis plat kopling ( Clutch ) pada kendaraan bermotor adalah sebagai berikut :

1. Plat Kopling ( Clutch )

  • jenis ini adalah yang paling umum. Plat kopling modern terbuat dari keramik atau bahan organik campuran resin dengan kawat tembaga. Koefisien geseknya adalah 0,35 untuk material organik sementara untuk keramik adalah 0,25. Bahan material keramik biasanya digunakan untuk alat berat seperti truk atau untuk balapan. Material keramik yang keras akan menyebabkan roda gila dan mankok penekan cepat aus ( rusak ).
2. Plat Kopling Multipiring
  • Jenis ini memakai beberapa piringan yang dipasangkan dengan beberapa penggerak. Plat kopling ini banyak digunakan untuk mobil balap, beberapa jenis sepeda motor, transmisi otomatis, lokomotif diesel dan beberapa system 4WD yang kontrol secara elektronik.

3. Plat Kopling Basah

  • Jenis ini adalah jenis friksi yang pemakaiaanya direndam dalam pelumas yang dingin. Cairan pelumas ini akan menjaga permukaan tetap kering dan memberikan tampilan yang lebih halus ketika plat kopling dilepas ataupun disambung. Umur Plat kopling basah memiliki usia relatif lama. Adapun kerugian menggunakan jenis ini adalah banyak energi yang hilang karena adanya gesekan dengan fluida dan pelumas menjadikan lebih licin. Penggunaan beberapa piringan akan meningkatkan koefisien gesek yang rendah pada plat kopling basah.
4. Plat Kopling Sentrifugal
  • Jenis ini dipakai pada beberapa kendaraan dan aplikasi lainnya dimana kecepatan mesin menentukan kondisi dari plat kopling. Jenis ini memanfaatkan gaya sentrifugal untuk secara otomatis memasang atau melepas plat koplingsaat kecepatan putar mesin melebihi batas dan melepas atau memasang plat kopling ketika kecepatan putar mesin terlalu rendah.
5. Plat Kopling Kerucut
  • Jenis ini seperti namanya berarti memperluas bidang permukaan gesek pada diameter plat kopling yang sama dibanding dengan plat kopling piringan. Tapi proses penyambungan dan pelepasan plat kopling menjadi agak lama dan diperlukan lebih banyak tekanan.
6. Plat Kopling Pembatasan Torsi
  • Jenis ini disebut pula plat kopling slip atau plat kopling keselamatan. Alat ini memungkinkan poros yang berputar untuk slip ketika suatu tahanan berlawanan dengan putaran mesin. Contohnya adalah mesin pemotong rumput. Cara kerjanya yaitu pembatas torsi akan menghentikan transmisi daya ketika pisau pemotong melibas batu, batan pohon atau benda keras lainya. Efeknya jika tidak ada pembatas torsi maka mesin akan rusak karena beban terlalu tinggi melampaui daya mesin.
7. Plat Kopling Sabuk
  • Jenis ini banyak dipakai pada alat dan mesin pertanian serta beberapa jenis helikopter yang digerakkan dengan piston. Daya mesin ditransmisikan melalui sabuk V yang longgar saat mesin dalam keadaan tak bekerja. Dan ketika pulley idle digerakkan, maka sabuka akan mengencang dan kemudian otomatis daya mesin mampu ditransmisikan.
8. Plat Kopling Hidrolik
  • Pada jenis ini poros yang bergerak dan yang digerakkan tak terhubung secara fisik melainkan secara hidrodinamika.
9. Plat Kopling Elektromagnetik
  • Pada jenis ini diaktifkan dengan memakai elektromagnetik yang menjadi bagian yang tak terpisahkan dari rangkaian plat kopling. Dan kontak juga slip cenderung halus.
Demikianlah penjelasan singkat tentang beberapa jenis plat kopling dan fungsinya pada kendaraan bermotor, semoga bermanfaat.

Disarikan dari Id.Wikipedia.Org
Hak Cipta Sepenuhnya pada Wikipedia.Org
visit page


Koleksi Daftar Isi ( Sitemap ) Blog Keren dan Unik



Tidak berbeda halnya dengan majalah, tabloid, koran dan sejenisnya, daftar isi akan selalu disertakan pada awal ataupun dimana yang dianggap bisa untuk menavigasi pembaca terhadap konten yang akan disuguhkan yang topik utama atau sebagai highlightnya yang berisi tag, label, judul posting berupa urutan tautan yang terstruktur, begitu juga dengan Blog/Website akan lebih baik memasang ini untuk mempermudah sekaligus mengarahkan konten yang di cari pengunjung.

Nah kali ini saya akan sharing tutorial daftar isi ( sitemap ) yang keren, cantik dan unique perpaduan antara JavaScript dan Jquery sehingga terlihat sangat dinamis.Widget ini bisa dipasang di Sidebar Blog ataupun di kolom postingan dan tidak bereffect loading berat ( Hard Loading ). Silahkan diikuti dan dicoba ...

1. Daftar Isi ala Walamn.org

Langkahnya :
1. Login to akun Blogger
2. Untuk pemasangan di Sidebar Blog
  • Pilih Tata Letak >> Tambah Gadget >> Javascript / HTML
  • Copy dan Paste kode HTML di bawah
3. Untuk pemasangan di area postingan :
  • Pilih Posting >> Switch to EDIT HTML
  • Copy dan Paste kode HTML di bawah
  • Beri judul posting
  • Publish
4. Selesai

Kode HTML :

<link href="http://abu-farhan.com/script/acctoc/acc-toc.css" media="screen" rel="stylesheet" type="text/css"></link>
<script src="http://abu-farhan.com/script/acctoc/daftarisiv2-pack.js">
</script>
<script src="http://
www.walman.org/feeds/posts/summary?max-results=1000&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc">
</script>
<script type="text/javascript">
var accToc=true;
</script>
<script src="http://abu-farhan.com/script/acctoc/accordion-pack.js" type="text/javascript">
</script>
Note : www.walamn.org ganti dengan URL Blog sobat


2. Daftar Isi ala Abu Farhan ( http://www.abufarhan.com )

Cara awalnya tidak jauh berbeda atau sama dengan diatas jadi sobat tinggal Copy dan Paste-kan kode HTML dibawah ini :

Kode HTML :
Script 1 :
<script src="http://jarlok.com/Script/Sitemap.js">
</script> <script src="http://sampleBlog.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=500&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc">
</script>
Script 2 :
<link href="http://abu-farhan.com/script/acctoc/acc-toc.css" media="screen" rel="stylesheet" type="text/css"></link>
<script src="http://abu-farhan.com/script/acctoc/daftarisiv2-pack.js"></script>
<script src="http://sampleBlog.blogspot.com/feeds/posts/summary?max-results=1000&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc"></script>
<script type="text/javascript">
var accToc=true;
</script>
<script src="http://abu-farhan.com/script/acctoc/accordion-pack.js" type="text/javascript"></script>
Note : sampleBlog ganti dengan URL Blog sobat


3. Daftar isi ala Kompi Ajaib modif dari Abu Farhan ( http://www.abufarhan.com)


Cara pemasangannyapun sama dengan cara diatas tinggal Copy dan Paste-kan Kode HTML dibawah ini.

Kode HTML :
<style type="text/css">
#toc{width:99%;margin:5px auto;border:1px solid #2D96DF;box-shadow:4px 4px 8px 2px rgba(0,0,0, 0.2);}
.labl{color:#FF5F00;font-weight:bold;margin:0 -5px;padding:1px 0 2px 11px;background:-moz-linear-gradient(right,#C2EAFE 0%,#055A85 40%);background:-webkit-gradient(linear,left 10,right 80,color-stop(0.20,#055A85),color-stop(1,#C2EAFE));border:1px solid #2D96DF;border-radius:4px;box-shadow:3px 3px 1px #bbb;display:block;}
.labl a{color:#fff;}
.labl:first-letter{text-transform:uppercase;}
.new{color:#FF5F00;font-weight:bold;font-style:italic}
.postname{font-weight:normal;background:-moz-linear-gradient(right,#C2EAFE 0%,#fff 40%);background:-webkit-gradient(linear,left 80,right 10,color-stop(0.60,#fff),color-stop(1,#C2EAFE));}
.postname li{border-bottom: #ddd 1px dotted;margin-right:5px}
</style>
<div id="toc"><script type="text/javascript" src="http://dvslabs.googlecode.com/files/customizable-TOC.js"></script>
<script src="http://namablogsobat.blogspot.com/feeds/posts/default?max-results=9999&amp;alt=json-in-script&amp;callback=loadtoc">
</script></div>
Note : namablogsobat ganti dengan URL Blog sobat


Demikianlah tutor singkat cara memasang dan menampilkan daftar isi ( sitemap ) keren pada Blog. Semoga bermanfaat bagi yang belum memiliki.